Kamis, 22 Oktober 2009

Cara Sederhana Membuka Password Document PDF



Terkadang ketika kita mendownload file PDF untuk suatu bahan tugas dan sebagainya, terdapat file PDF yang ter-protect dan membutuhkan pasword untuk membukanya. Hal ini tentu menyulitkan kita untuk dapat mengedit file PDF tersebut. Cara sederhana berikut ini mungkin dapat membantu kita.



Pada dasarnya ada 2 tipe dari proteksi PDF, pembuat PDF yang asli bisa membatasi dalam membuka file PDF itu sendiri ataupun pembuat juga bisa membatasi dalam hal memodifikasi, melakukan printing, atau mengcopy teks dan gambar dari file PDF tersebut. Berikut merupakan hal yang mungkin dapat kita lakukan:


Ketika kita ingin meng-copy atau mencetak file yang dibatasi..

1. Katakanlah kita akan mencetak (nge-print) beberapa halaman dari document PDF namun document setting tidak memungkinkan kita melakukan itu.


Buka document dengan Acrobat Reader atau Foxit dan ambil atau capture halaman PDF tersebut sebagai gambar menggunakan software screen capture gratisan seperti FastStone Screen Capture.

Jika terdapat banyak halaman, kita mungkin perlu mencoba SnagIt karena aplikasi ini bisa melakukan autoscroll dan mengambil banyak halaman dari document PDF yang kita inginkan.

2. Jika kita ingin hanya meng-copy teks untuk halaman PDF, gunakan screen capture dengan fitur OCR (seperti capture text dan Structu Rise) yang memungkinkan kita mengambil teks saja.

Nah, jika ingin yang berbayar, kita bisa menggunakan jasa recovery password PDF seperti ElcomSoft dan penghapus PDF Password seperti Very PDF.

(Kemampuan ini mungkin tidak melakukan recovery password, namun hanya menghapus pembatas proteksi file.)

Jika pembatasan pada Pembuka File PDF

Hal ini mungkin membutuhkan trick khusus, yaitu menggunakan software dari ElcomSoft berupa Advanced PDF Password Recovery Professional edition. Ini merupakan software pencari kombinasi karakter yang tepat yang selanjutnya menunjukkan password proteksi. Jika password telah ditemukan, program ini akan menampilkannya.

Ini merupakan cara halal dan legal untuk dapat mengakses file PDF yang diproteksi. Jadi selamat mencoba.

Download software+serialnya disini 
dan belajar bisnis disini

Sabtu, 17 Oktober 2009

Revo Uninstaller


Revo Uninstaller membantu Anda untuk menghapus penginstalan perangkat lunak dan menghapus program yang tidak diinginkan terinstall pada komputer Anda, bahkan jika Anda mengalami masalah dan tidak dapat menghapus uninstall mereka dari "Windows Add or Remove Programs" control panel applet.

Revo Uninstaller adalah jauh lebih cepat dan lebih kuat alternatif untuk "Windows Add or Remove Programs" applet!

Dengan algoritma maju dan cepat, Revo Uninstaller menganalisis data aplikasi sebelum meng-uninstall dan scan setelah Anda meng-uninstall aplikasi. Setelah program uninstaller biasa berjalan, Anda dapat menghapus file yang tidak perlu tambahan, folder dan registri kunci yang biasanya tersisa pada komputer Anda. Bahkan jika Anda memiliki instalasi patah, Revo Uninstaller scan untuk aplikasi data pada hard disk drive dan dalam Windows registry dan menampilkan semua file yang ditemukan, folder dan registri kunci sehingga Anda dapat menghapusnya.

Dengan unik "Hunter mode", Revo Uninstaller menawarkan beberapa sederhana, mudah digunakan, tetapi metode yang efektif dan ampuh untuk menghapus perangkat lunak. Anda dapat menggunakannya untuk mengelola diinstal dan / atau menjalankan program perangkat lunak.

download disini....



Sabtu, 26 September 2009

Pengelolaan Pengetahuan dan Modal Intelektual untuk Pemberdayaan UKM


Era globalisasi juga ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Kemampuan suatu negara di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu faktor daya saing yang sangat penting dewasa ini. Menyadari akan persaingan global yang semakin ketat dan berat, maka perlu perubahan paradigma dari semula mengandalkan pada resources-based competitiveness menjadi knowledge-based competitiveness dapat berwujud berupa teknik, metode, cara produksi, serta peralatan atau mesin yang dipergunakan dalam suatu proses produksi.

Secara kongkrit, ,penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki empat (4) komponen penting, yakni perangkat teknis (technoware), perangkat manusia (humanware), perangkat informasi (infoware), dan perangkat organisasi (orgaware).

Menurut Nonaka dan Takeuchi (1995), alasan fundamental mengapa perusahaan di Jepang menjadi sukses karena keterampilan dan pengalaman mereka terdapat pengelolaan/ penciptaan pengetahuan pada organisasi. Penciptaan knowledge dicapai melalui pengenalan hubungan yang sinergik antara knowledge tacit dan explicit.

Seperti yang dapat dikutip dari Gauthama (1999), keempat komponen tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
- perangkat manusia yakni penguasaan ilmu pengetahuan,keterampilan serta etos kerja,
- perangkat teknis antara lain mesin dan peralatan yang diciptakan/direncanakan untuk
peningkatan nilai tambah atau produktivitas,
- perangkat organisai yang memungkinkan terjadinya peningkatan kinerja dan produktivitas,
- perangkat informasi yang berkaitan dengan teknologi yang akan diterapkan.

Dalam hal usaha kecil dan menengah (UKM), pada umumnya keterampilan yang dimiliki pengusaha dan karyawannya terutama dalam membuat berbagai macam produk yang dapat dikatakan baik termasuk keterampilannya. Namun bicara soal produk keterampilan yang dimiliki secara tradisional (pendidikan informal ) tidak cukup, maka diperlukan keahlian khusus, memenuhi standar internasional, termasuk dilandasi oleh pendidikan formal.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan metode “ System Life Cycle” yang terdiri dari lima fase tahapan yaitu : perencanaan; analisa yang didahului dengan studi kelayakan, survai dan wawancara; dibuat disain; tahapan implementasi;dan umpan balik dari pemakai (user study and feedback).

Agar dapat diidentifikasi Knowledge yang dipunyai oleh suatu UKM selanjutnya di transfer dan di sharing ke seluruh UKM yang sejenis usahanya untuk meningkatkan daya saing produk atau jasanya.

Hasil yang dicapai adalah kerangka model pengelolaan pengetahuan pada suatu UKM , serta mengembangkan model knowledge sharing untuk mendukung linkage knowledge antar UKM.

Download Artikel lengkapnya dalam file PDF di sini: pengelolaan-pengetahuan-dan-modal-intelektual-untuk-pemberdayaan-ukm


Aurat

AURAT adalah bagian tubuh yang wajib ditutup dan haram melihatnya. Dalam hukum fiqih aurat laki laki antara pusar dan lutut, sedang aurat perempuan, karena sangat sensitive, seluruh tubuhnya kecuali muka dan tapak tangan. Menutup aurat adalah cabang dari iman. Yang tidak menutupnya berarti tidak ada iman, yang tidak punya iman berarti tidak punya malu. Jelasnya, malu termasuk cabang dari iman. Iman amat berkaitan dengan malu. “Bila malu hilang hilanglah iman, jika iman hilang malupun ikut terbang”. Itu yang kita dapatkan dari hadith Rasulallah saw.

Saat Nabi Adam as dan istrinya Hawa turun ke bumi, keduanya dalam kondisi tak sehelai benangpun di tubuh mereka. Menyadari hal itu Adam as dan Hawa segra mencari dedaunan dan kulit pohon untuk dijadikan pakaian yang menutupi aurat mereka. Padahal pada saat itu tidak ada seorang pun yang melihat, kecuali mereka berdua, suami istri. Tapi mereka berusaha menutupi aruat mereka masing masing karena rasa malu mereka yang sangat tinggi.

Ada cerita tentang Balqis, ratu negri Saba-Yaman ketika berkunjung ke istana nabi Sulaiman. Ia tercengang melihat kemewahan dan keindahan istana. Saking kagumnya Ratu Balqis menarik abayanya (rok panjangnya) karena ia mengira lantai istana digenangi air. Padahal itu semua karena kecanggihan istana Sulaiman as. Roknya sempat terangkat dan betisnya pun sempat terlihat. Walaupun kejadian itu hanya sekejap tapi cukup membuat ratu Balqis malu besar, mukanya merah padam dan segra menutup betisnya.

Diriwayatan pernah siti Aisyah ra bertanya kepada Rasulallah saw,

“Wahai Rasulallah, betulkan nanti di hari kiamat para perempuan dikumpulkan bersama lelaki kesemuanya dalam keadaan tanpa busana?”

Rasulallah pun menjawab,

“Betul”

Mendengar yang demikian Aisyah ra menangis sejadi-jadinya dan berkata,

“Alangkah malunya, alangkah malunya, ya Rasulallah”

Namun beliau kemudian menjelaskan,

“Wahai Aisyah, di akhirat nanti manusia sibuk dengan dirinya masing-masing sehingga tidak ada waktu dan kesempatan untuk memperhatikan aurat orang lain.”

Hadisth ini dimuat sebagai gambaran seorang wanita yang kuat imannya dan memiliki rasa malu yang dalam.

Cerita tentang aurat tentu kita bertanya kenapa Rasulallah saw lahir dalam keadaan sudah berkhitan? Kalau kita sering membaca kitab maulid tentu kita akan mendapatkan jawabannya. Rasulallah lahir dalam keadaan berkhitan agar tidak ada yang melihat auratnya dari pandangan orang lain. Dan itu merupakan sebagian dari kemuliaan Allah yang diberikan kepada beliau. Jelasnya beliau terpelihara dan terjaga dari keburukan, kejelekan, dosa dan kemaksiatan.

Satu kali, ketika Rasulallah saw masih kecil ikut memperbaiki Ka’bah bersama sama orang Quraisy Makkah. Beliau pun ikut gotong royong membatu mengangkat sebuah batu yang cukup besar dan berat sehingga qamis beliau tersingkap. Tiba tiba batu itu jatuh dan mengenai kakinya sampai beliau pingsan. Dengan jatuhnya batu maka qamis beliau kembali menutup aurat beliau yang tersingkat.

Dulu derajat malu khususnya dikalangan wanita sangat tinggi. Sangat jarang kita dapatkan wanita keluar rumah. Kalau keluar, auratnya selalu ditutup rapat-rapat dan selalu disertai mahram untuk menjaganya. Orang tua atau suami sangat cemburu bila aurat anaknya atau istrinya dilihat orang lain.

Dulu orang selalu menjaga kadar iman dan menempatkan kaum wanita pada posisinya sesuai dengan syariat yang diajarkan agama. Makanya mereka selalu menjaga keturunan mereka dan memelihara auratnya serapi mungkin sejak kecil. Mereka berikan pakaian yang sesuai dengan standar syariat, tidak diobral semaunya, apalagi dipamerkan di halayak ramai. Karena aurat wanita secara otomatis berbeda dengan pria amat berharga dan sensitive bisa mengundang orang berbuat dosa.

Berbeda dengan zaman sekarang aurat, maksiat, kerusakan sudah menjadi lumrah dan sulit dibendung. Benar apa yang dikatakan Ahmad Syauqi, “kukuhnya satu bangsa terletak pada moralnya. Apabila moralnya rusak, maka bangsa tersebut ikut bejat”. Adapun salah satu penyebab kehancuran moral dan akhlak karena pengaruh pornografi. jadi sangat wajar sekali jika dilakukan pelarangan terhadap majalah Play Boy dan majalah majalah lainnya di Indonesia yang masih menyajikan hal-hal yang berbau porno.

Sudah barang tentu ada beberapa cara yang digunakan untuk menyelamatkan moral dan akhlak bangsa sesuai dengan yang dianjurkan Rasulallah saw. Pertama mereka yang mampu berda’wah dengan kekuatan. Yaitu orang yang bisa merubah dengan tangannya jika melihat kemungkaran dan kemaksiatan. Kedua mereka yang mampu berdakwah dengan lisannya. Sedang yang paling lemah ialah yang hanya mampu menjahui dan membenci di dalam hati tanpa berbuat apa-apa.

Memang ada hadits yang mengatakan “katakanlah yang hak (benar) walaupun yang benar itu pahit”. Hadist ini jelas menyuruh meluruskan, memperbaiki atau tegasnya merobah apa-apa yang dilihat salah, tapi bukan dengan kekerasan, bukan dengan emosi, bukan dengan caci maki. Hati seorang muslim itu bukan batu, ia tidak sekeras batu. Batu saja masih lunak jika terus menerus ditetesi air.

Jadi, cara menyampaikan yang haq (benar) pun harus bijaksana dan dengan menggunakan bahasa yang sopan, lembut dan menyentuh. Satu kali Khalifah Makmun putra Harun Al-Rasyid dikritik, dikecam dengan pedas dan disertai caci-maki oleh sekelompok orang. Beliau sangat marah dan menyuruh orang yang mengeritiknya membuka Al-Quran surat Thaha ayat 43-44, dimana Allah menyuruh kepada nabi Musa dan Harun as untuk mendatangi Firaun dan berbicara kepadanya dengan kata-kata yang lembut (qaulan layyinan). Makmun putra Harun Al-Rasyid menegaskan bahwa dirinya adalah seorang muslim masih jauh lebih baik dibandingkan dengan Firaun yang musyrik, bahkan mengaku Tuhan.

Wallahualam